Tampilkan postingan dengan label [./Materi]. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label [./Materi]. Tampilkan semua postingan

0 Hasil Pelatihan di UMM

Selama mengikuti pelatihan di UMM, saya mendapat banyak tips dan informasi yang belum saya dapatkan dan salah satu informasi itu akan saya posting di sini agar bermanfaat buat orang banyak.

ETIKA BERINTERNET



1. Perlakukan e-mail secara pribadi

\Jika seseorang mengirim informasi atau gagasan secara pribadi, tidak sepatutnya kita mengirimnya ke forum umum, seperti kelompok grup, atau mailing-list. Email pada dasarnya adalah alat komunikasi personal.

2. Jangan Membicarakan Orang Lain

Jangan membicarakan orang atau pihak lain, apalagi kejelekan- kejelakannya. Berhati-hatilah terhadap apa yang anda tulis. E-mail memiliki fasilitas bernama "Forward", yang mengizinkan si penerima akan meneruskannya (forward) ke orang lain.

3. Jangan gunakan huruf kapital

Seperti halnya membaca suratkabar, atau surat, membaca pesan e-mail yang menggunakan huruf besar/kapital yang berlebihan tidak enak dilihat. Tapi di samping itu, terutama dalam tata krama berkomunikasi dengan email/chat, penggunaan huruf besar [kapital] biasanya dianggap berteriak. Mungkin saja maksudnya hanya untuk memberi tekanan pada maksud Anda.

4. Jangan terlalu banyak mengutip

Hati-hati dalam melakukan balasan (reply). Fasilitas 'Reply' dari sebagian besar program mailer biasanya akan mengutip pesan asli yang Anda terima secara otomatis ke dalam isi surat Anda. Jika harus mengutip pesan seseorang dalam jawaban e-mail, usahakan menghapus bagian-bagian yang tidak perlu, dan hanya menjawab bagian-bagian yang relevan saja.

5. Jangan gunakan CC (copy carbon)

Jika Anda ingin mengirim mail ke sejumlah orang (misalnya di mailing-list), usahakan atau hindari mencantumkan nama-nama pada baris CC. Jika Anda melakukan hal itu, semua orang yang menerima e-mail Anda, akan bisa melihat alamat-alamat e-mail orang lain. Umumnya orang tidak suka bila alamat e-mailnya dibeberkan di depan umum. Selalu gunakan BCC (blind carbon copy). Dengan cara ini setiap orang hanya bisa melihat alamat e-mailnya sendiri.

6. Jangan gunakan format HTML

Jika Anda mengirim sebuah pesan penting ke rekan Anda, jangan gunakan format HTML tanpa Anda yakin bahwa program e-mail rekan Anda bisa memahami kode HTML. Jika tidak, pesan Anda sama sekali tidak terbaca atau kosong. Sebaiknya, gunakan plain text.

7. Jawablah Secara Masuk Akal

Jawablah setiap pesan e-mail secara masuk akal. Jangan menjawab dua tiga pertanyaan dalam satu jawaban. Apalagi, menjawab pesan e-mail yang panjang lebar, dan Anda menjawab dalam satu kata: "Good." Wah, ini sangat menyebalkan.

Sebaiknya untuk efisiensi penggunaan kata, gunakan singkatan yang sudah lazim digunakan

Untuk efisiensi penggunaan kata, frase atau istilah By the Way (= ngomong-ngomong) bisa disingkat menjadi BTW. In My Opinion (=menurut hemat saya) bisa disingkat IMO. Because (=karena) bisa disingkat menjadi 'coz. Penggunaan kata sapa Bahasa Inggris misalnya, kalimat How are you?, bisa diganti menjadi How R U? Kalimat "Menurut hemat saya" bisa diganti menjadi IMHO (In My Humble Opinion) dan sebagainya.

http://artikeletikaberinternet.blogspot.com/p/bagaimana-etika-berinternet-yang-benar.html
READMORE

 
 

0 Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi




Perkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian informasi (yang selanjutnya dikenal dengan istilah teknologi informasi), mulai dari gambar-gambar yang tak bermakna di dinding-dinding gua, peletakan tonggak sejarah dalam bentuk prasasti, sampai diperkenalkannya dunia arus informasi yang dikenal dengan nama internet.

1. Masa Prasejarah

Pada zaman ini, teknologi informasi dan komunikasi yang dilakukan oleh manusia berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang manusia kenal. Untuk menggambarkan informasi yang diperoleh, mereka menggambarkannya pada dinding-dinding gua tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini, manusia mulai mengidentifikasi benda-benda yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka, kemudian melukiskannya pada dinding gua tempat tinggalnya. Awal komunikasi mereka pada zaman ini hanya berkisar pada bentuk suara dengusan dan menggunakan isyarat tangan.

Pada zaman prasejarah mulai diciptakan dan digunakan alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, dan isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya.

Piktografi

Piktografi

a. 3000 SM

Untuk yang pertama kali, tulisan digunakan oleh bangsa Sumeria dengan menggunakan simbol-simbol yang dibentuk dari piktografi sebagai huruf. Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi (penyebutan) yang berbeda sehingga mampu menjadi kata, kalimat, dan bahasa.

b. 2900 SM

Pada 2900 SM, bangsa Mesir Kuno menggunakan huruf hieroglif. Hieroglif merupakan bahasa simbol, dimana setiap ungkapan diwakili oleh simbol yang berbeda. Jika simbol-simbol tersebut digabungkan menjadi satu rangkaian, maka akan menghasilkan sebuah arti yang berbeda. Bentuk tulisan dan bahasa hieroglif ini lebih maju dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria.

Hieroglif

Hieroglif

Serat Papyrus

Serat Papyrus

c. 500 SM

Pada 500 SM, manusia sudah mengenal cara membuat serat dari pohon papyrus yang tumbuh di sekitar sungai Nil. Serat papyrus dapat digunakan sebagai kertas. Kertas yang terbuat dari serat pohon papyrus menjadi media untuk menulis atau media untuk menyampaikan informasi yang lebih kuat dan fleksibel dibandingkan dengan lempengan tanah liat yang sebelumnya juga digunakan sebagai media informasi.

d. 105 M

Pada masa ini, bangsa Cina berhasil menemukan kertas. Kertas yang ditemukan oleh bangsa Cina pada masa ini adalah kertas yang kita kenal sekarang. Kertas ini dibuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci, kemudian diratakan dan dikeringkan. Penemuan ini juga memungkinkan sistem pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta atau yang kita kenal sekarang dengan sistem cap.

Kertas yang ditemukan Bangsa Cina

Kertas yang ditemukan Bangsa Cina

2. Masa Modern (1400 M s.d. Sekarang)

a. Tahun 1455

Pada 1455, untuk pertama kalinya Johann Gutenberg mengembangkan mesin cetak dengan menggunakan plat huruf yang terbuat dari besi dan dapat diganti-ganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu.

b. Tahun 1830

Augusta Lady Byron menulis program komputer yang pertama di dunia. Ia bekerja sama dengan Charles Babbage menggunakan mesin analytical yang didesain sehingga mampu memasukkan data, mengolah data, dan menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang pertama, walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada bersifat digital.

c. Tahun 1837

Telegraf dan Penemunya (Samuel Morse)

Telegraf dan Penemunya (Samuel Morse)

Samuel Morse mengembangkan telegraf dan bahasa kode morse bersama Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone. Morse menggunakan kode-kode sederhana untuk mewakili pesan-pesan yang ingin dikirimkan dengan menggunakan pulsa listrik melalui kabel tunggal. Namun sinyal-sinyal yang dapat dikirim dengan baik hanya berada dalam jarak 32 km. Untuk jarak yang lebih jauh, sinyal-sinyal yang diterima menjadi terlalu lemah untuk direkam. Kemudian, Morse membangun peralatan relai yang ditempatkan di setiap 32 km dari stasiun sinyal. Relai tersebut berfungsi untuk mengulangi sinyal yang diterima dan mengirimnya kembali ke 32 km berikutnya. Relai terdiri dari sakelar yang dioperasikan secara elektromagnetik. Sistem telegraf kemudian segera digunakan untuk bisnis yang membutuhkan pengiriman pesan secara cepat untuk jarak yang jauh, seperti surat kabar dan pesan untuk perjalanan kereta api.

d. Tahun 1877

Pada 1877, Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan telepon yang dipergunakan pertama kali secara umum. Pada 1879, sistem pemanggilan telepon mulai menggunakan nomor yang menggantikan sistem pemanggilan nama. Hal ini untuk mencegah operator yang tidak mengenal semua pelanggan. Sistem penomoran telepon menggunakan huruf dan angka, dimana nomor telepon menggunakan sistem dua huruf dan lima digit angka.

Kartu Perforasi

Kartu Perforasi

e. Tahun 1889

Pada 1889, Herman Hollerith menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Sensus yang dilakukan pada 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan berkembangnya populasi, Biro Sensus tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan perhitungan sensus.

Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel. Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu enam minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai media penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga dapat ditekan secara drastis.

f. Tahun 1931

Pada 1931, Vannevar Bush membuat sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial. Mesin tersebut dapat menyelesaikan persamaan differensial kompleks yang selama ini dianggap rumit oleh kalangan pelajar dan mahasiswa. Mesin tersebut sangat besar dan berat karena ratusan gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan.

g. Tahun 1939

Pada 1939, Dr. John V. Atanasoff dan dibantu oleh Clifford Berry berhasil menciptakan komputer elektronik digital pertama. Sejak saat ini, komputer terus mengalami perkembangan sehingga menjadi semakin canggih. Mengenai sejarah perkembangan komputer ini akan dijelaskan pada bagian berikutnya.

h. Tahun 1973 – 1990

Pada masa ini, istilah internet diperkenalkan dalam sebuah paper tentang TCP/IP. Secara harfiah, internet (interconnected networking) diartikan sebagai rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Rangkaian pusat yang membentuk internet diawali pada 1969 sebagai ARPANET yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET di antaranya adalah kaedah rangkaian tanpa pusat (decentralised network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).

Pada 1981, National Science Foundation mengembangkan backbone yang disebut CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan.

Pada 1 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal sekarang. Kemudian pada 1986, IETF mengembangkan sebuah server yang berfungsi sebagai alat koordinasi di antara DARPA, ARPANET, DDN, dan Internet Gateway. Pada 1990-an, internet telah berkembang dan menyambungkan banyak pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada.

i. Tahun 1991 – Sekarang

Sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN memungut bayaran dari para anggotanya untuk menanggulangi biaya operasionalnya. Pada 1992, mulai terbentuk komunitas internet dan diperkenalkannya istilah World Wide Web (www) oleh CERN. Pada 1993, NSF membentuk InterNIC untuk menyediakan jasa pelayanan internet menyangkut direktori dan penyimpanan data serta database (oleh AT&T), jasa registrasi (oleh Network Solution Inc), dan jasa informasi (oleh General Atomics/CERFnet). Pada 1994, pertumbuhan internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah ke dalam berbagai segi kehidupan manusia dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manusia. Pada 1995, perusahaan umum mulai diperkenankan menjadi provider dengan membeli jaringan di backbone. Langkah ini memulai pengembangan teknologi informasi, khususnya internet dan penelitian-penelitian untuk mengembangkan sistem dan alat yang lebih canggih.

http://tikom2sobang.wordpress.com/topik/kelas-vii/sejarah-perkembangan-teknologi-informasi-dan-komunikasi/

READMORE

 
 

0 Pengertian, Sejarah Keunggulan dan Perkembangan Manajemen

Kata manajemen mungkin berasal dari bahasa Italia (1561) maneggiare yg berarti “mengendalikan,” terutamanya “mengendalikan kuda” yg berasal dari bahasa latin manus yg berati “tangan”. Kata ini mendapat pengaruh dari bahasa Perancis manège yg berarti “kepemilikan kuda” (yang berasal dari Bahasa Inggris yg berarti seni mengendalikan kuda), dimana istilah Inggris ini juga berasal dari bahasa Italia. Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi ménagement, yg memiliki arti seni melaksanakan & mengatur.

Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yg memiliki arti seni melaksanakan & mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yg mapan & diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sbg seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorangmanajer bertugas mengatur & mengarahkan orang lain ukt mencapai tujuanorganisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sbg sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, & pengontrolan sumber daya ukt mencapai sasaran (goals) secara efektif & efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dpt dicapai sesuai dgn perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yg ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, & sesuai dgn jadwal.

Banyak kesulitan yg terjadi dalam melacak sejarah manajemen. Namun diketahui bahwa ilmu manajemen telah ada sejak ribuan tahun yg lalu. Hal ini dibuktikan dgn adanya piramida di Mesir. Piramida tersebut dibangun oleh lbh dari 100.000 orang selama 20 tahun. Piramida Giza tdk akan berhasil dibangun jika tdk ada seseorang yg merencanakan apa yg harus dilakukan, mengorganisir manusia serta bahan bakunya, memimpin & mengarahkan para pekerja, & menegakkan pengendalian tertentu guna menjamin bahwa segala sesuatunya dikerjakan sesuai rencana. Pembangunan piramida ini tdk mungkin terlaksana tanpa adanya seseorang yg merencanakan, mengorganisasikan & menggerakan para pekerja, & mengontrol pembangunannya.

Praktik-praktik manajemen lainnya dpt disaksikan selama tahun 1400-an di kota Venesia, Italia, yg ketika itu menjadi pusat perekonomian & perdagangan di sana. Penduduk Venesia mengembangkan bentuk awal perusahaan bisnis & melakukan byk kegiatan yg lazim terjadi di organisasi modern saat ini. Sebagai contoh, di gudang senjata Venesia, kapal perang diluncurkan sepanjang kanal & pd tiap-tiap perhentian, bahan baku & tali layar ditambahkan ke kapal tersebut. Hal ini mirip dgn model lini perakitan (assembly line) yg dikembangkan oleh Hanry Ford ukt merakit mobil-mobilnya. Selain lini perakitan tersebut, orang Venesia memiliki sistem penyimpanan & pergudangan ukt memantau isinya, manajemen sumber daya manusia ukt mengelola angkatan kerja, & sistem akuntansi ukt melacak pendapatan & biaya.
Daniel Wren membagi evolusi pemikiran manajemen dalam 4 fase, yaitu pemikiran awal, era manajemen sains, era manusia sosial, & era moderen.



Pemikiran Awal Manajemen

Sebelum abad ke-20, terjadi 2 peristiwa penting dalam ilmu manajemen. Peristiwa pertama terjadi pd tahun 1776, ketika Adam Smith menerbitkan sebuah doktrin ekonomi klasik, The Wealth of Nation. Dalam bukunya itu, ia mengemukakan keunggulan ekonomis yg akan diperoleh organisasi dari pembagian kerja (division of labor), yaitu perincian pekerjaan ke dalam tugas-tugas yg spesifik & berulang. Dengan menggunakan industri pabrik peniti sbg contoh, Smith mengatakan bahwa dgn sepuluh orang perusahaan peniti dpt menghasilkan kurang lbh 48.000 peniti dalam sehari. Akan tetapi, jika setiap orang bekerja sendiri menyelesaikan tiap-tiap bagian pekerjaan, sudah sangat hebat bila mereka mampu menghasilkan sepuluh peniti sehari. Smith menyimpulkan bahwa pembagian kerja dpt meningkatkan produktivitas dgn meningkatnya keterampilan & kecekatan tiap-tiap pekerja,menghemat waktu yg terbuang dalam pergantian tugas, & menciptakan mesin & penemuan lain yg dpt menghemat tenaga kerja.

Peristiwa penting kedua yg memengaruhi perkembangan ilmu manajemen adl Revolusi Industri di Inggris. Revolusi Industri menandai dimulainya penggunaan mesin, menggantikan tenaga manusia, yg berakibat pd pindahnya kegiatan produksi dari rumah-rumah menuju tempat khusus yg disebut pabrik. Perpindahan ini mengakibatkan manajer-manajer ketika itu membutuhkan teori yg dpt membantu mereka meramalkan permintaan, memastikan cukupnya persediaan bahan baku, memberikan tugas kpd bawahan, mengarahkan kegiatan sehari-hari, & lain-lain, sehingga ilmu manajamen mulai dikembangkan oleh para ahli.



Manajemen di Era Manajemen Ilmiah

Era ini ditandai dgn berkembangan perkembangan ilmu manajemen dari kalangan insinyur—seperti Henry Towne, Frederick Winslow Taylor, Frederick A. Halsey, & Harrington Emerson. Manajemen ilmiah, atau dalam bahasa Inggris disebut scientific management, dipopulerkan oleh Frederick Winslow Taylor dalam bukunya yg berjudul Principles of Scientific Management pd tahun 1911. Dalam bukunya itu, Taylor mendeskripsikan manajemen ilmiah adl “penggunaan metode ilmiah ukt menentukan cara terbaik dalam menyelesaikan sesuatu pekerjaan.” Beberapa penulis seperti Stephen Robbins menganggap tahun terbitnya buku ini sbg tahun lahirya teori manajemen modern.

Henry Gantt yg pernah bekerja bersama Taylor di Midvale Steel Company menggagas ide bahwa seharusnya seorang mampu mandor memberi pendidikan kpd karyawannya ukt bersifat rajin (industrious ) & kooperatif. Ia juga mendesain sebuah grafik ukt membantu manajemen yg disebut sbg Gantt chart yg digunakan ukt merancang & mengontrol pekerjaan.Manajemen ilmiah kemudian dikembangkan lbh jauh oleh pasangan suami-istri Frank & Lillian Gilbreth. Keluarga Gilbreth berhasil menciptakan micromotion yg dpt mencatat setiap gerakan yg dilakukan oleh pekerja & lamanya waktu yg dihabiskan ukt melakukan setiap gerakan tersebut.Era ini juga ditandai dgn hadirnya teori administratif, yaitu teori mengenai apa yg dilakukan oleh para manajer & bagaimana cara membentuk praktik manajemen yg baik.

Pada awal abad ke-20, seorang industriawan Perancis bernama Henry Fayol mengajukan gagasan 5 fungsi utama manajemen: merancang, mengorganisasi, memerintah, mengoordinasi, & mengendalikan.Gagasan Fayol itu kemudian mulai digunakan sbg kerangka kerja buku ajar ilmu manajemen pd pertengahan tahun 1950, & terus berlangsung hingga sekarang. Selain itu, Henry Fayol juga mengagas 14 prinsip manajemen yg merupakan dasar-dasar & nilai yg menjadi inti dari keberhasilan sebuah manajemen.Sumbangan penting lainnya datang dari ahli sosilogi Jerman Max Weber. Weber menggambarkan sesuatu tipe ideal organisasi yg disebut sbg birokrasi. Bentuk organisasi yg dicirikan oleh pembagian kerja, hierarki yg didefinisikan dgn jelas, peraturan & ketetapan yg rinci, & sejumlah hubungan yg impersonal. Namun, Weber menyadari bahwa bentuk “birokrasi yg ideal” itu tdk ada dalam realita. Dia menggambarkan tipe organisasi tersebut dgn maksud menjadikannya sbg landasan ukt berteori tentang bagaimana pekerjaan dpt dilakukan dalam kelompok besar. Teorinya tersebut menjadi contoh desain struktural bagi byk organisasi besar sekarang ini.
Perkembangan selanjutnya terjadi pd tahun 1940-an ketika Patrick Blackett melahirkan ilmu riset operasi, yg merupakan kombinasi dari teori statistika dgn teori mikroekonomi. Riset operasi, sering dikenal dgn “Sains Manajemen”, mencoba pendekatan sains ukt menyelesaikan masalah dalam manajemen, khususnya di bidang logistik & operasi. Pada tahun 1946, Peter F. Drucker menerbitkan salah satu buku paling awal tentang manajemen terapan: “Konsep Korporasi” (Concept of the Corporation). Buku ini muncul atas ide Alfred Sloan (chairman dari General Motors) yg menugaskan penelitian tentang organisasi.



Manajemen di Era Manusia Sosial

Era manusia sosial ditandai dgn lahirnya mahzab perilaku (behavioral school) dalam pemikiran manajemen di akhir era manajemen ilmiah. Mahzab perilaku tdk mendapatkan pengakuan luas sampai tahun 1930-an. Katalis utama dari kelahiran mahzab perilaku adl serangkaian studi penelitian yg dikenal sbg eksperimen Hawthrone. Eksperimen Hawthrone dilakukan pd tahun 1920-an hingga 1930-an di Pabrik Hawthrone milik Western Electric Company Works di Cicero, Illenois. Kajian ini awalnya bertujuan mempelajari pengaruh berbagai macam tingkat penerangan lampu terhadap produktivitas kerja. Hasil kajian mengindikasikan bahwa ternyata insentif seperti jabatan, lama jam kerja, periode istirahat, maupun upah lbh sedikit pengaruhnya terhadap output pekerja dibandingkan dgn tekanan kelompok, penerimaan kelompok, serta rasa aman yg menyertainya. Peneliti menyimpulkan bahwa norma-norma sosial atau standar kelompok merupakan penentu utama perilaku kerja individu.

Kontribusi lainnya datang dari Mary Parker Follet. Follett (1868–1933) yg mendapatkan pendidikan di bidang filosofi & ilmu politik menjadi terkenal setelah menerbitkan buku berjudul Creative Experience pd tahun 1924.[9] Follet mengajukan sesuatu filosifi bisnis yg mengutamakan integrasi sbg cara ukt mengurangi konflik tanpa kompromi atau dominasi. Follet juga percaya bahwa tugas seorang pemimpin adl ukt menentukan tujuan organisasi & mengintegrasikannya dgn tujuan individu & tujuan kelompok. Dengan kata lain, ia berpikir bahwa organisasi harus didasarkan pd etika kelompok daripada individualisme. Dengan demikian, manajer & karyawan seharusnya memandang diri mereka sbg mitra, bukan lawan. Pada tahun 1938, Chester Barnard (1886–1961) menulis buku berjudul The Functions of the Executive yg menggambarkan sebuah teori organisasi dalam rangka ukt merangsang orang lain memeriksa sifat sistem koperasi. Melihat perbedaan antara motif pribadi & organisasi, Barnard menjelaskan dikotonomi “efektif-efisien”.

Menurut Barnard, efektivitas berkaitan dgn pencapaian tujuan, & efisiensi adl sejauh mana motif-motif individu dpt terpuaskan. Dia memandang organisasi formal sbg sistem terpadu di mana kerjasama, tujuan bersama, & komunikasi merupakan elemen universal, sementara pd organisasi informal, komunikasi, kekompakan, & pemeliharaan perasaan harga diri lbh diutamakan. Barnard juga mengembangkan teori “penerimaan otoritas” didasarkan pd gagasan bahwa bos hanya memiliki kewenangan jika bawahan menerima otoritas itu.



Manajemen di Era moderen


Era moderen ditandai dgn hadirnya konsep manajemen kualitas total (total quality management) di abad ke-20 yg diperkenalkan oleh beberapa guru manajemen, yg paling terkenal di antaranya W. Edwards Deming (1900–1993) and Joseph Juran (lahir 1904). Deming, orang Amerika, dianggap sbg Bapak Kontrol Kualitas di Jepang. Deming berpendapat bahwa kebanyakan permasalahan dalam kualitas bukan berasal dari kesalahan pekerja, melainkan sistemnya. Ia menekankan pentingnya meningatkan kualitas dgn mengajukan teori 5 langkah reaksi berantai. Ia berpendapat bila kualitas dpt ditingkatkan, (1) biaya akan berkurang karena berkurangnya biaya perbaikan, sedikitnya kesalahan, minimnya penundaan, & pemanfaatan yg lbh baik atas waktu & material; (2) produktivitas meningkat; (3) market share meningkat karena peningkatan kualitas & harga; (4) profitabilitas perusahaan peningkat sehingga dpt bertahan dalam bisnis; (5) jumlah pekerjaan meningkat. Deming mengembangkan 14 poin rencana ukt meringkas pengajarannya tentang peningkatan kualitas.

http://www.managementaccountingsystems.com/12/pengertian-sejarah-dan-perkembangan-manajemen.htm

Peran manajer



Henry Mintzberg, seorang ahli riset ilmu manajemen, mengemukakan bahwa ada sepuluh peran yang dimainkan oleh manajer di tempat kerjanya. Ia kemudian mengelompokan kesepuluh peran itu ke dalam tiga kelompok yang pertama adalah peran antar pribadi, yaitu melibatkan orang dan kewajiban lain, yang bersifat seremonial dan simbolis. Peran ini meliputi peran sebagai figur untuk anak buah, pemimpin, dan penghubung. Yang kedua adalah peran informasional, meliputi peran manajer sebagai pemantau dan penyebar informasi, serta peran sebagai juru bicara. Yang ketiga adalah peran pengambilan keputusan, meliputi peran sebagai seorang wirausahawan, pemecah masalah, pembagi sumber daya, dan perunding.

Mintzberg kemudian menyimpulkan bahwa secara garis besar, aktivitas yang dilakukan oleh manajer adalah berinteraksi dengan orang lain.

PRINSIP PRINSIP MANAJEMEN

Prinsip-prinsip dalam manajemen bersifat lentur dalam arti bahwa perlu dipertimbangkan sesuai dengan kondisi-kondisi khusus dan situasi-situasi yang berubah. Menurut Henry Fayol, seorang pencetus teori manajemen yang berasal dari Perancis, prinsip-prinsip umum manajemen ini terdiri dari:

  • Pembagian kerja (division of work)
  • Wewenang dan tanggung jawab (authority and responsibility)
  • Disiplin (discipline)
  • Kesatuan perintah (unity of command)
  • Kesatuan pengarahan (unity of direction)
  • Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri (subordination of individual interests to the general interests)
  • Pembayaran upah yang adil (renumeration)
  • Pemusatan (centralisation)
  • Hirarki (hierarchy)
  • Tata tertib (order)
  • Keadilan (equity)
  • Stabilitas kondisi karyawan (stability of tenure of personnel)
  • Inisiatif (Inisiative)
  • Semangat kesatuan (esprits de corps)
  • Keterampilan manajer
Robert L. Katz pada tahun 1970-an mengemukakan bahwa setiap manajer membutuhkan minimal tiga keterampilan dasar.[15] Ketiga keterampilan tersebut adalah:

Keterampilan konseptual (conceptional skill)

Manajer tingkat atas (top manager) harus memiliki keterampilan untuk membuat konsep, ide, dan gagasan demi kemajuan organisasi. Gagasan atau ide serta konsep tersebut kemudian haruslah dijabarkan menjadi suatu rencana kegiatan untuk mewujudkan gagasan atau konsepnya itu. Proses penjabaran ide menjadi suatu rencana kerja yang kongkret itu biasanya disebut sebagai proses perencanaan atau planning. Oleh karena itu, keterampilan konsepsional juga meruipakan keterampilan untuk membuat rencana kerja.

Keterampilan berhubungan dengan orang lain (humanity skill)

Selain kemampuan konsepsional, manajer juga perlu dilengkapi dengan keterampilan berkomunikasi atau keterampilan berhubungan dengan orang lain, yang disebut juga keterampilan kemanusiaan. Komunikasi yang persuasif harus selalu diciptakan oleh manajer terhadap bawahan yang dipimpinnya. Dengan komunikasi yang persuasif, bersahabat, dan kebapakan akan membuat karyawan merasa dihargai dan kemudian mereka akan bersikap terbuka kepada atasan. Keterampilan berkomunikasi diperlukan, baik pada tingkatan manajemen atas, menengah, maupun bawah.

Keterampilan teknis (technical skill)
Keterampilan ini pada umumnya merupakan bekal bagi manajer pada tingkat yang lebih rendah. Keterampilan teknis ini merupakan kemampuan untuk menjalankan suatu pekerjaan tertentu, misalnya menggunakan program komputer, memperbaiki mesin, membuat kursi, akuntansi dan lain-lain.

Selain tiga keterampilan dasar di atas, Ricky W. Griffin menambahkan dua keterampilan dasar yang perlu dimiliki manajer, yaitu:

Keterampilan manajemen waktu
Merupakan keterampilan yang merujuk pada kemampuan seorang manajer untuk menggunakan waktu yang dimilikinya secara bijaksana. Griffin mengajukan contoh kasus Lew Frankfort dari Coach. Pada tahun 2004, sebagai manajer, Frankfort digaji $2.000.000 per tahun. Jika diasumsikan bahwa ia bekerja selama 50 jam per minggu dengan waktu cuti 2 minggu, maka gaji Frankfort setiap jamnya adalah $800 per jam—sekitar $13 per menit. Dari sana dapat kita lihat bahwa setiap menit yang terbuang akan sangat merugikan perusahaan. Kebanyakan manajer, tentu saja, memiliki gaji yang jauh lebih kecil dari Frankfort. Namun demikian, waktu yang mereka miliki tetap merupakan aset berharga, dan menyianyiakannya berarti membuang-buang uang dan mengurangi produktivitas perusahaan.

Keterampilan membuat keputusan
Merupakan kemampuan untuk mendefinisikan masalah dan menentukan cara terbaik dalam memecahkannya. Kemampuan membuat keputusan adalah yang paling utama bagi seorang manajer, terutama bagi kelompok manajer atas (top manager). Griffin mengajukan tiga langkah dalam pembuatan keputusan. Pertama, seorang manajer harus mendefinisikan masalah dan mencari berbagai alternatif yang dapat diambil untuk menyelesaikannya. Kedua, manajer harus mengevaluasi setiap alternatif yang ada dan memilih sebuah alternatif yang dianggap paling baik. Dan terakhir, manajer harus mengimplementasikan alternatif yang telah ia pilih serta mengawasi dan mengevaluasinya agar tetap berada di jalur yang benar.



Oleh karena itu Program Studi Manajemen, berupaya untuk memberikan kontribusi optimal dalam rangka menghasilkan lulusan dengan kompetensi ilmu manajemen, yang ahli di bidangnya, bersikap kreatif dalam hal manajerial, dan profesional dalam bidangnya. Dan keunggulan manajemen adalah lulusannya banyak dibutuhkan oleh perusahaan karena cakupannya yang sangat luas dan juga tak hanya belajar tentang ilmu manajerial saja, kita juga bisa belajar berbisnin, menjadi wirausaha dan bagaimana berjiwa entrepreneur dan menjadi pengusaha muda.

http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen


READMORE

 
 

0 Materi Bahasa Mandarin

彼得 :你好!
Bǐdé : nǐ hǎo !
Peter : halo !
亚当 :你好!
Yàdāng : nǐ hǎo !
Adam : halo !
彼得 :我叫彼得,请问你怎么称呼?
Bǐdé : wŏ jiào Bǐdé,qǐngwèn nǐ zěnme
chēnghu ?
Peter : namaku Peter,numpang tanya
Bagaimana aku memanggilmu?
亚当 :我叫亚当,认识你我很高兴。
Yàdāng : wŏ jiào Yàdāng,rènshi nǐ wŏ
hěn gāoxìng
Adam : namaku adam, senang berkenalan
denganmu
彼得 :认识你我也很高兴
Bǐdé : rènshi nǐ wŏ yě hěn gāoxìng
Peter : aku senang berkenalan denganmu
亚当 :你是哪里人?
Yàdāng : nǐ shì nǎli rén ?
Adam : kamu orang mana ?
彼得 :我是泗水人, 你呢?
Bǐdé : wŏ shì sì shuǐ rén, nǐ ne ?
Peter : aku adalah orang Surabaya,kamu ?
亚当 :我是雅加达人。那是谁?
Yàdāng : wŏ shì yǎjiādá rén. Nà shì shuí ?
Adam : aku adalah orang Jakarta. Siapa itu ?
:那是我的朋友。你是不是大生?
nà shì wŏ de péngyŏu.nǐ shì bu shì dàxuéshēng ?
itu adalah temanku.Kamu maha
siswa bukan ?
彼得 :我不是大学生,我工作了。
Bǐdé : wŏ bu shì dàxuéshēng , wŏ gōng
zuò le
Peter : aku bukan mahasiswa, aku sudah
bekerja
你是大学生吗?
nǐ shì dàxuéshēng ma ?
apakah kamu mahasiswa ?
亚当 :是。最近你工作忙吗?
Yàdāng : shì.zuì jìn nǐ gōngzuò máng ma ?
Adam : ya.Belakangan ini pekerjaanmu
sibuk kah ?
彼得 :最近我工作很忙,你学习怎样?
Bǐdé : zuì jìn wŏ gōngzuò hěnmáng,
nǐ xuéxí zěnmeyàng ?
Peter : belakangan ini pekerjaanku sangat
sibuk, pelajaranmu bagaimana ?
亚当 :我学习也很忙
Yàdāng : wŏ xuéxí yě hěn máng
Adam : pelajaranku juga sangat sibuk
彼得 :明天你来上课吗?
Bǐdé : míngtiān nǐ lái shàngkè ma ?
Peter : apakah besok kamu datang kelas ?
亚当 :明天我来上课, 你来不来?
Yàdāng : míngtiān wŏ lái shàngkè,nǐ lái bú lái ?
Adam : besok aku datang kelas, kamu datang tidak ?
彼得 :我也来,明天见!
Bǐdé : wŏ yě lái , míngtiān jiàn !
Peter : aku juga datang. Sampai jumpa
besok !
亚当 :明天见!
Yàdāng : míngtiān jiàn !
Adam : sampai jumpa besok


今天 jīntiān (hari ini)
明天 míngtiān (besok)
后天 hòutiān (lusa)
大后天 dà hòutiān (2 hari lagi)
昨天 zuótiān (kemarin)
前天 qiántiān (2 hari yang lalu)
大前天 dà qiántiān (3 hari yang lalu)

以前 yĭqián (sebelumnya)
现在 xiànzài (sekarang)
以后 yĭhòu (nanti)

上个星期 shàngge xīngqī (minggu lalu)
这个星期 zhège xīngqī (minggu ini)
下个星期 xiàge xīngqī (minggu depan)

上个月 shàngge yuè (bulan lalu)
这个月 zhège yuè (bulan ini)
下个月 xiàge yuè (bulan depan)

去年 qùnián (tahun lalu)
今年 jīnnián (tahun ini)
明年 míngnián (tahun depan)

上课 shàngkè (masuk kelas)
下课 xiàkè (keluar kelas)
上班 shàngbān (masuk kerja)
下班 xiàbān (lepas kerja)

几 jĭ (berapa)
几月 jĭ yuè (bulan berapa ?)
几号 jĭ hào (tanggal berapa ?)
几天 jĭ tiān (Berapa hari)

星期一  礼拜一  周一 (senin)
Xīngqī yī  lìbaì yī  zhōu yī
星期二  礼拜二  周二 (selasa)
星期三  礼拜三  周三 (rabu)
星期四  礼拜四  周四 (kamis)
星期五  礼拜五  周五 (jum’at)
星期六  礼拜六  周六 (sabtu)
星期天 / 日 礼拜天/日  周天 / 日 (minggu)
Xīngqī tīan/rì  lìbaì tīan/ rì  zhōu tīan/ rì

周末 zhōu mò (weekend)
放假 / 假日 fang jià / jià rì (holiday)
生日 shēngrì (birthday)

































 FOOD (食物 : shíwù)
o 面包 miànbaŏ (roti)
o 米 mì (rice)
o 面条 miàntiáo (noodle)





 BEVERAGE (饮料 : yĭnliào)

o 可口可乐 kĕkŏukĕlè (coca cola)
o 牛奶 niúnăi (milk)
o 百事可乐 băishìkĕlè (soda gembira)
o 雪碧 xuébì (sprite)
o 茶 chá (tea)
o 红茶 hóng chá (red tea)
o 绿茶 lǚ chá (green tea)
o 呙立成 guŏ lì chéng (minute mad)
o 啤酒 píjiŭ (bir)
o 矿泉水 kuàngquánshuĭ (mineral water)
o 咖非 kāfeī (coffee)
o 酸奶 suānnăi (yogurt)
o 豆奖 dōujiàng (susu kedelai)
o 橙汁 chéngshi (orange juice)

 素菜 (shūcài : vegetable)
o 萝卜 luóbo (lobak)
o 胡萝卜 hú luóbo (wortel)
o 白菜 báicài (sawi putih)
o 香菜 xiāngcài (seledri)
o 玉米 yùmì (jagung)
o 黄瓜 huángguā (ketimun)
o 南瓜 nánguā (labu)
o 西红柿 xīhóngshì (tomat)
o 蘑菇 mógu (jamur)
o 锡兰花 xīlánhuā (brokoli)
o 洋葱 yángcōng (bawang bombay)
o 大蒜 dàsùan (bawang putih)
o 菠菜 bōcài (bayam)
o 干辣椒 gānlàjiāo (cabe)


anggur
葡萄
pú táo

lemon
柠檬
níng méng

kelapa
椰子
yé zi

kelengkeng
龙眼
long yǎn
 水果 (shuìguŏ : fruit)
o 百香果 băixiāngguŏ (markisa)
o 巴蕉 bājiāo (pisang susu)
o 波罗蜜 bōluómì (nangka)
o 草莓 căoméi (strawberry)
o 橙子 chéngzi(jeruk manis kulitnya keras tapi bisa dikupas)
o 鳄梨 èlí (avocado)
o 番石榴 fān shíliú (jambu biji)
o 风梨 fènglí (nanas)
o 哈蜜瓜 hāmìguā (melon)
o 红毛丹 hóngmáodān (rambutan)
o 黄梨 huánglí (pir kuning)
o 火龙果 huŏlóng (buah naga)
o 橘子 júzi (jeruk)
o 柑子 gānzi (jeruk keprok yang kulitnya lunak bisa dikupas)
o 连雾 liánwù (jambu air)
o 榴莲 liúlián (durian)
o 荔枝 lìzhī (lecy)
o 龙眼 lóngyăn (kelengkeng)
o 芒果 mángguŏ (mangga)
o 木瓜 mùguā (pepaya)
o 柠檬 níngméng (lemon)
o 苹果 píngguŏ (apel)
o 葡萄 pútao (anggur)
o 奇异果 qíyìguŏ (kiwi)
o 山竹 shānzhú (manggis)
o 蛇皮果 shépìguŏ (salak)
o 释迦 shìjiā (srikaya)
o 柿子 shìzi (kesemek)
o 提子 tízi (anggur merah)
o 香蕉 xiāngjiāo (pisang)
o 西瓜 xīgua (semangka)
o 樱桃 yīngtáo (buah persik)
o 椰子 yēzi (kelapa)
o 柚子 yóuzi (jeruk bali)
o 杨桃 yángtáo (belimbing)
READMORE

 
 

0 Materi Bahasa Jepang

UNGKAPAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI


1. Ohayou gozaimasu : Selamat Pagi
2. Konnichiwa : Selamat Siang
3. Konbanwa : Selamat Malam
4. Sayounara : Selamat Tinggal / Selamat Jalan
5. Oyasumi nasai : Selamat Beristirahat (malam hari)
6. Dewa,Mata, (ja, mata) : Sampai Nanti
7. Omedetou : Selamat
8. Doumo arigatoo-gozaimasu : Terima Kasih
9. Doitashimashite : Terima Kasih Kembali
10.Osaki ni : Saya Duluan
11.Douzo osakini : Silahakan Duluan (pergi)
12.Kiotsukete : Hati-Hati
13.Itadakimasu : Terima kasih atas suguhan yang saya cicipi
14.Gochisousama deshita : Sesungguhnya telah membuat saya kenyang
15.Gomennasai : Maaf
16.Shitsurei shimasu : Permisi
17.O-genki desu ka : Apa Kabar
18.Genki desu : Baik-baik
19.Tadaima : Saya Kembali (ke rumah)
20.Okareinasai : Selamat sampai di rumah kembali







UNGKAPAN BAHASA JEPANG SEHARI-HARI DALAM KELAS

1.Hajimemashou : Mari kita mulai
2.Kiite kudasai : Harap mendengarkan
3.Kurikaeshite kudasai : Ulangi
4.Itte kudasai : Katakan / ucapkan
5.Mo ichido itte kudasai : Katakan / ucapkan sekali lagi
6.Yukkuri itte kudasai : Katakan perlahan-lahan
7.Isso ni dozo : Silahkan bersama-sama
8.Kokuban o mite kudasai : Perhatikan papan tulis
9.Kakite kudasai : Harap ditulis
10.Oboete kudasai : Harap diingat
11.Yonde kudasai : Harap dibaca
12.Kotaete kudasai : Jawablah
13:Wakarimashita ka : Apakah sudah mengerti
14.Hai, Wakarimashita : Ya, mengerti
15.Iie, Wakarimasen : Belum mengerti
16.Hon o akate Kudasai : Bukalah buku
17.Hon o tojite kudasai : Tutuplah buku
18.Renshu-shite kudasai : Latihlah
19.Chotto matte kudasai : Tunggu sebentar
20.Yasumimasho : Mari kita istirahat
21.Korede owarimasu : Sampai disini dulu
22.Sou desu : Baik
23.Chigaimasu : Salah
24.Shitsumon ga arimasuka : Ada pertanyaan

A wa B desu : A adalah B
Kata Bantu WA (topic subyek) dalam huruf hiragana di tulis dengan : HAèは
Desu merupakan kopula.Biasanya di baca dengan DES.èです
Watashi wa Nakamoto desu. (saya adalah Nakamoto)
わたしは なかもとです。
Watashi wa gakusei desu. (saya adalah siswa )
わたしは がくせいです。
A wa B dewa arimasen : A adalah bukan B

· Kopula DEWA ARIMASEN (dapat dig anti dengan JA ARIMASEN)adalah bentuk dari negative DESU.
1. Watashi wa Minori dewa arimasen ( saya adalah bukan Minori )
わたしは みのり ではありまん。
2. Watashi wa sensei dewa arimasen. ( saya adalah bukan guru )
わたしは せんせい ではありません

A wa B desu ka : A adalah B kah? / apakah A adalah B ?

· Kata bantu KA di akhir kalimat dapat sebagai kalimat Tanya.
1. Tanaka san wa Nihon jin desu ka (apakah tuan Tanaka orang Jepang)
たなかさんは にほんじんですか。
2. Anata wa gakusei desu ka. ( apakah anda seorang pelajar )
あなたは がくせいですか。



A mo B desu : A juga B / A pun B

3. Suzuki san wa Nihon jin desu. ( Tuan Suzuki adalah orang jepang )
すずきさんは にほんじんです。
Yamashita san mo Nihon jin desu. ( Tuan Yamashita juga orang jepang )
やましたさんも にほんじんです。
4. Ayu san wa gakusei desu. ( Ayu adalah siswa )
アユさんは がくせいです。
Rina san  mo gakusei desuka. ( Apakah Rina juga siswa ? )
リナさんも がくせいですか。
Hai,Rina san mo gakusei desu. ( Ya,Rina juga siswa )
はい、リナさんも はがくせいです.

KATA GANTI PETUNJUK BENDA

~ KORE : ini  ( benda dekat si pembicara )
~ SORE : itu  ( benda dekat lawan bicara )
~ ARE : itu  ( benda jauh dari pembicara atau lawan bicara)
~ DORE : yang mana ?  ( di antara pilihan benda-benda )

1. Kore wa hon desu. ( ini adalah buku )
これは ほんです。
2. Sore wa tsukue desu. ( itu adalah meja )
それは つくえです。
3. Are wa senpuki desu. ( itu adalah kipas angin )
 あれは せんぷきです。
4. Are wa kuruma desuka. ( apakah itu mobil )
 あれは くるまですか。
Hai,soo desu. ( ya,benar ) / Hai,are wa kuruma desu. ( ya,itu dalah mobil )
はい。そうです
    はい。あれは くるまです。

5. Enpitsu ga dore desuka. ( pensil adalah yang mana )
 えんぴつが どれですか。
Enpitsu wa kore desu. ( pensil adalah ini )
 えんぴつは これです。

A wa B desuka C desuka : A adalah B kah? Atau C kah?

Rei :
1. Kore hon desuka, jishoo desuka. ( apakah ini buku, apa kamus )
これほんですか。じしょうですか。
2. Rudi san wa sensei desuka, gakusei desuka. ( apakah Rudi guru,apa siswa)
ルデイさんはせんせいですか。がくせいですか。

A wa B de, C wa D desu : A adalah B,dan C adalah D

Rei :
1. Kore wa pen desu,Sore wa enpitsu desu. ( ini adalah pena.itu adalah pensil )
これはぺんです。それはえんぴつです。

KAIWA
Tyas : Sumimasen,sore wa hon desuka.
 すみません、それは ほんですか。
Ryan : iie,so dewa arimasen.
 いいえ、そではありません。
Kore wa jishoo desu.
 これは じしょうです。
Tyas : Are mo jishoo desuka.
 あれは じしょうですか。
Ryan : Hai,are mo jishoo desu.
 はい、あれも じしょうです。


ATARASHII KOTOBA
新しい
言葉

Watashi わたし : saya
Anat あなた : anda / kamu
Watashitachi わtしたち : kami / kita
Anatagata あなたがた : kalian / anda sekalian
Gakusei がくせい : pelajar / siswa
Sensei せんせい : guru
Nihon にほn : jepang
…….jin ….じん : orang…..
Hon ほん : buku
Isu いす : kursi
Tsukue つくえ : meja
Hikidashi ひきだし : lemari
Senpuki せんぷき : kipas angina
Kokuban こくばん : papan tulis
Pen ぺん : pena
Enpitsu えんぴつ : pensil
Kami かみ : kertas
Shinbun しんぶん : Koran
Jisho じしょ : kamus
Zasshi ざっし : majalah
Kutsu くつ : sepatu
Kaban かばん : tas
Tokei とけい : jam
Karendaa カレンダー : kalender
Gakkoo がっこう : sekolah
Ie いえ : rumah

Kata Bantu : No


A no B : B milik A ( menyatakan milik / kepunyaan )

Rei :
1. Watashi no hon. ( buku saya )
わたしのほん
2. Kore wa watashi no hon desu. ( Ini adalah buku saya )
これは わたしの ほんです。
3. Anata no pen. ( pena anda )
あなたの ぺん
4. Kore wa anata no pen desuka. ( apakah ini pen anda ? )
これは あなたの ぺんですか。

Selain menyatakan milik / kepunyaan,kata Bantu no juga di gunakan dalam merangkai/menggabungkan dua atau lebih kata benda.

Rei :
1. Nihon no kuruma. ( mobil jepang )
にほんの くるま。
2. Toyota wa Nihon no kuruma desu. ( Toyota adalah mobil jepang )
トヨタは にほんの くるまです。
3. Watashi no Nihon no tomodachi. ( teman orang jepang saya )
わらしの にほんのともだち。

v Kata Ganti Keterangan Penunjuk Benda :

Selain kore,sore,are ( pelajaran 1 ) dapat di gunakan :

KONO..... : ……ini ( benda dekat pembicara )
SONO….. : ……itu ( benda dekat lawan bicara )
ANO….. : ……itu ( benda jauh dari pembicara /lawan bicara )
DONO…. : ……yang mana? ( di antara pilihan benda )

Pemakaiannya selalu diikuti kata benda atau kata yang di bendakan
Harus ada kata benda dulu baru bias ketemu partikel WA dan DESU.


Rei :
1. Kono hon wa watashi no hon desu. ( buku ini adalah buku saya)
この ほんは わたしのほんです。
2. Kono jisho wa Nihon go no jisho desu. ( kamus ini adalah kamus bhs jepang)
この じしょは にほんごのじしょです。
3. Sono kaban wa anata no desuka. ( apakah itu tas milik anda? )
その かばんは あなたのですか。
4. Ano hito wa warashi no tomodachi desu. ( orang itu adalah teman saya )
  あのひとは わたしのともだちです。
5. Rudi san wa dono hito desuka. ( Rudi adalah orang yang mana? )
  ルデイさんは どのひとですか。

v Kata Ganti Penunjuk Tempat :


KOKO : sini / di sini
SOKO : situ / di situ
ASOKO : sana / di sana
DOKO : mana / di mana ?


Rei :
1. Koko wa gakkoo desu. ( di sini adalah sekolah )
  ここはがっこうです。
2. Soko wa toire desu. ( di situ adalah toilet )
そこは トイレです。
3. Asoko wa hoteru desuka. ( apakah di sana hotel )
あそこは ホテルですか。
4. Jimushitsu wa doko desuka. (ruang kantor di mana?)
じむしつは どこですか。
5. Jimushitsu wa asoko desu. ( ruang kantor, disana )
じむしつは あそこです。

v Kata Ganti Tanya untuk Benda :

NAN : Apa ?

Rei :
1. Nan desuka. ( apa?)
なんですか。
2. Kore wa nan desuka. ( ini apa?)
これは なんですか。
3. Kore wa nan no hon desuka. ( ini adalah buku apa?)
これは なんのほんですか。
4. Sore wa Nihongo no hon desu. ( itu adalah buku bahasa jepang )
それは にほんのほんです。



v Kata Ganti Tanya untuk Orang :


DARE / DONATA : Siapa ? ( kata donata lebih sopan dari dare )


Rei :
1. Dare desuka. ( siapa?)
だれですか。
2. Sono sensei wa donata desuka. ( guru itu adalah siapa?)
その せんせいは どなたですか。
3. Are wa dare no jitensha desu ka. ( itu adalah sepeda siapa?)
あれは だれのじてんしゃですか。

v Kata Ganti Penunjuk,Tempat,Arah,Orang :


KOCHIRA : sebelah sini
SOCHIRA : sebelah situ
ACHIRA : sebelah sana
DOCHIRA : sebelah mana ?

Rei :
1. Kochira wa Takeshi san desu. ( sebelah sini adalah tuan Takeshi )
こちらは たけしさんです。
2. Sochira wa jimushitsu desu. ( sebelah situ adalah ruang kantor )
そちらは じむしつです。
3. Achira wa gakkoo desu. ( sebelah sana adalah sekolah )
あちらは がっこうです。
4. Shuuri koojoo wa dochira desu ka. ( bengkel di sebelah mana?)
しゅうりこうじょうは どちらですか。
5. Shuuri koojoo wa achira desu. ( bengkel adalah sebelah sana )
しゅうりこうじょうは あちらです。
KAIWA
A. Heri : Ayu san,sono jisho wan an no jisho desuka.
 アユさん、そのじしょは なんのじしょでしか。
Ayu : Kono jisho wa eigo no jisho desu
 このじしょは えいごのじしょです。
Heri : Dare no desuka.
 だれのですか。
Ayu : Dewi san no desu.
 デウィさんのです。
Heri : so desuka.
 そですか。
B. Dewi : Sumimasen,yuubinkyoku wa doko desu ka.
    すみません。びんきょくは どこですか。
Wulan : Yuubinkyoku desuka.asoko desu.
 ゆびんきょくですか。あそこです。
Dewi : soo desu ka,arigatoo gozaimasu.
 そうですか。ありがとうございます。
Wulan : iie,douitashimashite.
 いいえ。どういたしまして。

ATARASHII KOTOBA
  新しい 言葉

Nihon-go にほんご : bahasa jepang
Ei-go えいご : bahasa Inggris
Indoneshia-go インドネシクァご : bahasa Indonesia
Kuruma くるま : mobil
Ootobai おおとばい : sepeda motor
Jitensha じてんしゃ : sepeda
Tomodachi ともだち : teman
Koibito こいびと : pacar
Hito ひと : orang
Otoko おとこ : laki-laki
Onna おんな : perempuan
Otoko no hito おとこのひと : orang laiki-laki
Byooin びょういん : rumah sakit
Biyooin びよういん
:salon kecantikan
Hoteru ホテル : hotel
Yuubinkyoku ゆうびんきょく : kantor pos
Ginkoo ぎんこう : bank
Tatemono たてもの : bangunan / gedung
Keisatsusho けいさつしょ : kantor polisi
toire トイレ : toilet
Namae なまえ : nama
Heya へや : kamar
Jimushitsu じむしつ : ruang kantor
Kyooshitsu きょうしつ : ruang kelas
Depa-to デパート : departemen store
Eki えき : stasiun
Amerika アメリカ : Amerika
Mare-shia マレーシア : Malaysia
Firipin フィリピン : Philipina
Kankoku かんこく : Korea
Chuugoku ちゅうごく : China
Indo インド : India
O-sutoraria オーストラリア : Australia


Kata Bilangan

0 : zero / rei ぜろ

1 : ichi いち
2 : ni に
3 : san さん
4 : yon / shi よん
5 : go ご
6 : roku ろく

7 : sichi しち
8 : hachi はち
9 : kyu きゅ
10 : juu じゅう

11 : juu ichi じゅういち 30 : sanjuu  さんじゅう
12 : juu ni じゅうに 31 : san juu ichiさんじゅういち 

13 : juu san じゅうさん 40 : yon juu よんじゅう
19 : juu kyu じゅうきゅ 50 : go juu ごじゅう
20 : ni juu にじゅう 60 : roku juu ろくじゅう
21 : ni ju ichi にじゅういち 70 : sichi juu しちじゅう
25 : ni juu go にじゅうご 80 : hachi juu はちじゅう
29 : ni juu kyu にじゅうきゅ 90 : kyu juu きゅじゅう

100 : hyaku ひゃく 500 : gohyaku ごひゃく
101 : hyaku ichi ひゃくいち 600 : roppyaku ろっぴゃく
105 : hyaku go juu go ひゃくごじゅうご 700 : nanahyaku ななひゃく
200 : ni hyaku にひゃく 800 : happyaku はっぴゃく
300 : sanbyaku さんびゃく 900 : kyuhyaku きゅひゃ
400 : yonhyaku よんひゃく 999 : kyuhyaku kyujuu kyu

1000 : sen せん

2000 : nisen にせん
10000 : ichiman いちまん
1000.000 : hyakuman ひゃくまん
100.000.000 :ichi oku いちおく
1000.000.000.000. : itchou いちょう
READMORE